KONTROL KINETIKA DAN KONTROL TERMODINAMIKA DALAM SENYAWA ORGANIK

 

1.      Kontrol Kinetika

Kontrol kinetika atau kinetically controlled yaitu suatu keadaan dimana ketika tidak terdapat satupun reaksi yang reversibel sehingga reaksi ini irreversible dan produk utama terbentuk dengan sangat cepat. Namun, Produk kinetik yang  terbentuk itu lebih cepat tetapi kurang stabil. Tingkat kestabilan energy aktivasinya pun rendah sehingga tidak terdapat energi yang cukup untuk melebihi penghalang energi aktivasi dari kontrol termodinamika. Namun, produk yang dapat dibentuk ialah hanya produk kinetic karna ketika menggunkan kontrol kinetik suatu reaksi memiliki waktu reaksi yang singkat sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk membentuk produk termodinamika. Produk kinetik terjadi pada suhu rendah dan waktu reaksi yang terjadi pun singkat. Pada produk kontrol kinetika ini energi aktivasi yang ditimbulkab lebih rendah, sehingga reaksinya lebih mudah berlangsung daripada reaksi dengan control termodinamika

 

2.      Kontrol Termodinamika

Kontrol termodinamika yaitu kondisi dimana ketika reaksi yang terjadi adalah  reaksi reversibel sehingga produk yang diperoleh adalah produk yang paling stabil. Pada control termodinamika ini produk yang dihasilkan adalah produk pada suhu yang tinggi. Pada kondisi ini reaksi yang terbentuk lebih lambat namun lebih stabil dimana reaksi ini lebih baik dengan terbentuk perlahan-lahan. Produk termodinamika terjadi pada suhu yang lebih tinggi dan waktu reaksi yang lebih lama. produk kontrol termodinamika merupakan struktur yang lebih stabil yaitu mempunyai energi lebih rendah, tetapi produk ini mempunyai energi aktivasi yang lebih tinggi daripada produk kontrol termodinamika

 

Suatu reaksi dapat memperoleh produk yang berbeda karena terjadi suatu reaksi kompetisi. Perhatikan gambar berikut!



Dalam gambar tersebut reaksi ini bisa memperoleh produk B ataupun C. Pada gambar tersebut menunjukkan suatu reaksi produk B lebih stabil secara termodinamika dari pada produk C. hal ini diakibatkan produk B yang mempunyai ΔG lebih tinggi dari pada produk C. Namun produk C terbentuk lebih cepat karena memiliki ΔG yang lebih rendah. Jika tidak terjadi reaksi reversible maka produk C akan terbentuk lebih banyak karena terbentuk lebih cepat. Namun jika terjadi reaksi yang reversibel dapat dihentikan sebelum tercapainya suatu kesetimbangan sehingga reaksi akan dikontrol oleh kinetik karena akan menghasilkan produk yang lebih cepat terbentuk. Sedangkan jika reaksi dibiarkan hingga mencapai kesetimbangan maka produk yang lebih banyak diperoleh dan yang stabil produk B. namun jika dibawah kondisi tersebut, C  banyak jumlahnya, sehinggal hal ini dinamakan produk terkontrol secara termodinamik.

Jika dalam membuat suatu produk dari suatu reakta maka jumlah produk yang kita inginkan dalam produk yang dihasilkan tentu harus sebanyak-banyaknya, dimana banyaknya produk yang dapat dihasilkan iu dipengaruhi pada suatu kondisi reaksi saat reaksi berlangsung. Produk yang baik itu harus stabil dimana control yang digunakan adalah control termodinamika dan kecepatan yang diperoleh juga relatif yaitu dengan menggunkan kontrol kinetika. Kestabilan relatif dan kecepatan relatif ini mempunyai keterkaitan yaitu terletak pada suhu. Jika suhu dinaikan maka kecepatan akan naik pula dan juga energianya akan bertambah sehingga akan semakin stabil. Dan begitu pula sebaliknya jika suhu diturunkan maka kecepatannya akan turun pulasehingga energi pembentukan akan berkurang. Dimana dapat disimpulkan bahwa Kkonsep kontrol termodinamika yaitu ketika Suhu rendah maka konsentrasi harus banyak sehingga molekul yang diperoleh juga banyak. Namun, ketika Suhu tinggi maka konsentrasi harus sedikit sehingga molekul yang dihasilkan sedikit juga.

Link youtube : https://youtu.be/1GsCgmiJv1E

Permasalahan :

1.  1. Pada konsep termodinamika, Mengapa pada suhu tinggi ternyata memiliki konsentrasi rendah, sedangkan apabila suhu naik maka kecepatan bereaksinya akan naik pula, sehingga ini memungkinkan untuk berpengaruh pada kenaikan konsentrasi juga?

2.  2. Mengapa pada control termodinamika dan control kinetika waktu reaksi tergantung pada suhu reaksi?

3.     3.  Mengapa untuk menghasilkan produk yang baik itu reaksi yang terjadi harus stabil?

Komentar

  1. Perkenalkan saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 akan menjawab permasalahan no 2 yang terbentuk itu lama sehingga memerluka suhu yang tinggi dan tentunya akan memerlukan waktu reaksi yang lama karna untuk mencapai suhu tinggi tadi. Begitupun dengan kontrol kinetik, kontrol kinetik bersifat irreversibel sehingga produk utama yang dihasilkan sangat cepat, dan tentunya suhu akan lebih rendah daripada produk termodinamika tadi, sehingga dengan suhu rendah ini waktu reaksi yang terjadi pun tidak membutuhkan waktu yang lama.

    BalasHapus
  2. Baiklah, saya Suci Rohana Putri Tambunan (A1C119050), akan menjawab permasalahan no.1
    Karena pada konsentrasi rendah dan suhu tinggi ruang kerja molekul pada konsentrasi ini cukup luas maka kerja antar molekul tidak bertumbukan dan produk yang dihasilkan stabil. jika konsentrasi banyak dan suhu yang digunakan tinggi atau dinaikkan. maka akan terjadi tumbukan antar molekul dan produk yang dihasilkan menjadi tidak stabil sehingga hal ini akan mempengaruhi kecepatan dan juga energi pada kondisi ini.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEPROTEKSI GUGUS FUNGSI DALAM SINTESIS SENYAWA ORGANIK

RANCANGAN SISTESIS ASPIRIN DAN ASAM SINAMAT